Friday, February 15, 2019

SINOPSIS What's Wrong Poong Sang Episode 8 PART 2

PS : All images credit and content copyright : KBS2


Seorang pria terlihat sedang menebarkan selebaran kepada orang orang yang lewat tapi mereka semua hanya melewatinya tanpa mengambil selebaran pria tersebut
Pria tersebut tetap tersenyum walaupun selebarannya tidak dia ambil orang yang berlalu lalang


Saat berbalik pria tersebut langsung terdiam karena melihat hwa sang


Hwa sang pergi ke rumah pria tersebut.
Hwa sang bertanya apakah dia tinggal sendirian, pria itu menjawab iya


Mereka makan bersama
Hwa sang menatap pria tersebut dan mengatakan ingin menginap beberapa hari 
Tapi pria tersebut yang bernama Heung Man menyuruh hwa sang untuk pergi setelah makan mi.


Hwa sang mengambil soju heung man
Heung man: “kembalikan”
Hwa sang: “tidak mau”
Heung man: “kamu tidak akan mendapatkan apa apa jika tinggal disini bersamaku pergilah selagi aku sadar jika kakakmu tahu kamu disini dia akan marah kembalikan”
Hwa sang: “kamu boleh minum segelas saja”
Hwa sang pun menuangkan soju kepada heung man


Hwa sang: “bagaimana kabarmu selama ini?”
Heung man: “sama seperti biasanya”
Hwa sang: “kamu baik baik saja? Sudah tidak sakit?”
Heung man: “hanya sakit saat cuacanya buruk makan minya, lalu pergilah”
Hwa sang: “jangan mengusirku”


Hwa sang tidak jadi pergi dan mengiap di rumah heung man
Hwa sang: “kamu tidak marah kepadaku?”
Heung man: “tidak” 
Hwa sang: “kamu tidak membenciku?”
Heung man: “tidak” 
Hwa sang: “kenapa tempo hari kamu mengejarku? Andai kamu tidak mengejarku..”


Heung man: “kurasa itulah takdir ku. Kamu belum menjalani operasi, bukan?”
Hwa sang: “ya”
Hwa sang terlihat sangat sedih sampai meteskan air mata
Heung man: “aku berjanji akan mendapat uang dan membiayai operasimu, tapi gagal menepatinya.”


Hwa sang: “tidak apa apa aku bahkan tidak merasa sakit”
Heung man: “hwa sang”
Hwa sang: “ya?”
Heung man: “kamu adalah kamu dirimu yang sekarang sudah cukup”
Hwa sang menangis setelah mendengar ucapan heung man,, hwa sang menggenggam tangan heung man..  heung man juga terlihat sedih


Boon shil menyiapkan makanan
Poong sang yang dari kamar mandi melewati boon shil begitu saja dan langsung masuk ke kamarnya 


Boon shil lalu menghampiri poong sang
Boon shil: “kamu mau makan atau tidak? Kenapa kamu tidak menjawabku padahal bisa menatap aku menata meja? Sudah berhari hari kamu diam semua ini karma sebaiknya kamu tidak pergi ke sekolahnya memakai baju kerjamu yang kotor itu pantas saja dia menyebutmu buruh anak zaman sekarang sangat memedulikan penampilan seharusnya kamu malu ada dirimu sendiri jangan kesal karena dia melaporkanmu ke polisi zaman sekarang, siapa yang memukul anaknya? Orang bisa ditangkap karena peyiksaan anak”


Boon shil: “kamu tidak pernah seperti ini tapi selalu cemberut atau marah kamu mengalami andropuse? Katakan sesuatu, poong sang.”
Poong sang: “apa?? Aku memang mengalami andropuse.Lantas? (kata poong sang sambil teriak)


Poong sang: “aku bosan dengan semua ini dan tidak mau melihat anak dan istriku, keluar dari sini!” 
Ponsel poong sang berbunyi tapi poong sang mematikannya dan membanti ponselnya. Tampaknya poong sang sudah tidak dapat menahan kemarahannya 
Boon shil tidak percaya nelihatnya


Ternyata yang menelepon poong sang tadi adalah bo koo (ayah boon shil)..
Bo koo merasa kesal karena poong sang tidak mengangkatnya lantas bo koo pun menelepon boon shil 
Bo koo mengeluh karena bo koo menganggap poong sang sudah tidak menghormati ayah mertuanya makanya poong sang tidak pernah mentarktir bo koo makan daging 


Bo koo juga mengeluh kepada boon shil tentang tekonya yang rusak dan menyuruh poong sang untuk memperbaiki tekonya karena bo koo sangat kedinginan 


Boon shil terlihat minum minum di siang hari tapi tiba tiba dal ja (ibu chil book) datang menghampiri boon shil.. chil book yang melihat ibunya menyuruhnya untuk berhenti tapi dal ja tidak mendegarnya 


INFO: Yang baca di HP Tampilan lebih bagus pakai browser Google Chrome, dan Buat pengguna Android INFO UPDATE SINOPSIS ada di Bawah, Slide ke bawah ya...

Dal ja: “akhir akhir ini keluargamu sangat nahas tidak ada yang berhasil untuk kalian bahkan lebih sulit bagiku untuk melihatnya”
Chil book: “ibu.. kendalikan ucapan ibu..”
Dal ja: “ibu akan mengatakan yang harus ibu katakan poong sang pasti sangat kesulitan dia dikhianati oleh adik tersayangnya kini dia pasti menggila andai belum menikah dia pasti membunuh.”
Chil book: “ibu....”


Boon shil yang tidak mengerti pembicaraan dal ja langsung bertanya 
Dal ja: “jung sang dipecat dari rumah sakit”
Chil book: “ibu berhentilah”
Dal ja: “apa maksud anda? Dia dipecat dari rumah sakit? Kenapa?”
Dal ja: “aku akan sekalian menceritakan semuanya...”
Chil book: “jangan lakukan itu, ibu.”
Dal ja: “ibu sudah tidak bisa merahasiakan apapun”
Chil book: “hentikan..”


Boon shil: “apa yang terjadi? Chil book, katakan.”
Chil book: “sekalipun kamu memukuliku, aku tidak bisa mengatakannya.”
Dal ja: “aku akan memberitahumu”
Chil book: “hentikan”
Dal ja kemudian meminum minuman boon shil


Chil book: “kenapa ibu minum-minum?”
Dal ja: “jung sang memiliki hubungan dengan suami orang dan tepergok oleh istrinya seluruh rumah sakit ribut itulah sebabnya dia dipecat kamu baru mendengar soal ini?”
Boon shil terkejut dengan semua perkataab dal ja
Chil book: “tentu saja dia baru mendengarnya poong sang pasti tidak memberitahunya Bahkan jin sang dan we sang tidak tahu soal ini kubilang jangan memberitahu dia”


Boon shil membawa makanan beserta minuman kepada poong sang 
Boon shil memaksa poong sang untuk duduk dan memakannya 


Boon shil mangatakan bahwa dia mengetahui tentang jun sang melalui dal ja
Dal ja mendengarnya saat poong sang berbicara dengan hwa sanh
dan tidak perlu merahasiakannya karena mereka masih suami istri yang telah hidup bersama 18 tahun. 


Boon shil menggenggam tangan poong sang...
Poong sang mulai merasa sedih
Boon shil: “kamu pasti kesulitan lepaskan saja jangan memendamnya di hatimu jika kamu tidak mengataknnya tidak ada yang akan tahu”
Poong sang: “aku tidak sanggup membahasnya aku tidak tahu jawaban yang benar soal hidup seandainya ada buku panduan yang menunjukkan semua jawaban soal hidup”


Boon shil: “aku saja bersedih ini pasti lebih sulit bagimu kamu begitu memercayainya kamu pasti kecewa dan merasa dikhianati olehnya mungkin rasanya seolah olah salah satu lenganmu putus kamu bekerja keras agar mereka tidak diejek karena tumbuh tanpa orang tua tapi jin sang, hwa sang dan we sang akhirnya mengalami kekacauan ini hanya jung sang yang hidupnya berhasil saat hidup terasa sulit, kamu percaya dan bangga padanya sesulit apa rasanya membiarkannya”


Boon shil: “berakhir begini? Dia dijauhi oleh dunia ini secara sekaligus mungkin kamu juga merasa sesak dan frustasi soal hidupnya lalu ada istrimu yang memarahimu karena dia tidak tahu apa apa dia terus berkata kejam kepadamu putri tunggalmu menyebutmu orang asing saat kamu datang ke sekolahnya lalu dia melaporkanmu ke polisi karena memukul punggungnya satu kali “kenapa aku harus melanjutkan hidup ini? Mungkin kamu merasa begitu kamu tidak punya siapapun untuk diandalkan kamu pasti sangat kesepian mungkin kamu seperti duduk sendirian di lapangan kosong tanpa siapa pun”


Poong sang: “aku... pasti telah melakukan kesalahan yang besar”
Boon shil: “poong sang lihat aku. Kamu tidak bersalah mungkin kamu suami yang buruk bagiku tapi kamu tidak bersalah kepada adik adikmu akulah saksinya”
Poong sang bersandar di istrinya dan menangis 


Keesokannya... poong sang berusaha membersihkan tangannya dengan sikat 
Poong sang pergi ke rumah sakit.. setelah sampai poong sang bercermin dan memakai dasi tapi setelah melihat dirinya poong sang melepaskannya kembali


Poong sang menemui sekretaris pimpinan dan ingin menemui pimpinan,,, sekretaris bertanya siapakah poong sang
Poong sang mengatakan dia harus bertemu dan ingin menyampaikan sesuatu 


Sekretaris tersebut melihat jari poong sang dan mengatakan poong sang harus membuat janji terlebih dahulu... setelah jarinya diperhatikan sekretaris poong sang lalu berusaha menyembunyikannya 
Poong sang berusaha meminta kepada sekretaris.. tapi sekretaris mengatakan dengan cuek tidak bisa 


Poong sang tidak berhasil menemui pimpinan tapi 
Saat perjalanan pulang poong sang melihat klinik kesehatan,, poong sang masuk dan bertanya tentang biaya untuk membangun klinik kesehatan 


Jung sang berjalan pulang sambil membwa kopernya dan tiba tiba bersembunyi saat melihat poong sang yang menelepon jung sang

Poong sang mengatakan bahwa jung sang tidak perlu ke pulau dan sepertinya jung sang bisa membuka klinik kecil.. jung sang juga bisa membeli peralatan dengan kredit atu bisa membeli yang bekas


Hwa sang mengintip poong sang dan jung sang terlihat membereskan barang barangnya
Poong sang mengatakan apapun yang terjadi poong sang akan melakukan apapun agar mendapat uang untuk membuka klinik poong sang begitu menyayangi jung sang dan juga menyemangati poong sang 
Jung sang sedih mendengarkan kakaknya 


Hwa sang juga menangis mendengarnya tapi entahlah hwa sang menangis karena ikut sedih atau kecewa dengan sikap poong sang yang masih membela jung sang...

Comments


EmoticonEmoticon