Kamis, 14 Februari 2019

SINOPSIS Master Devil Don't Kiss Me 3 Episode 2 PART 2

PS : All images credit and content copyright : QQLive


"Ibu,biarkan aku melakukannya sendiri"
"Kali ini kau akan pergi ke U.K. Aku tidak tahu kapan kau akan kembali. Aku juga belum mendapat kabar apapun tentang Cu Xia selama sebulan" kata ibu Qi Lu sembari memasukkan pakaian ke dalam koper.
"Aku pikir dia mengambil pelatihan militer"


"Bagaimana jika sekolah di SD untuk menemukan Cu Xia?" saran ibu Qi Lu
"Dia mantan pacar"jawab Qi Lu singkat.
Ibu Qi Lu yang mendengarnya kontan menghentikan aktifitasnya.
"Dia yang mengatakan putus. Dia harus mempertanggung jawabkan perkataannya."


Di kamp pelatihan telah tertempel hasil nilai semua siswa selama mengikuti pelatihan. Nampak nilai Shendong yang hampir sempurna di semua aspek.
"Shebdong kita sangat hebat. Aku ingin menikah dengannya"kata sallah seorang siswi


Cu Xia yang penasaran segera berdiri di depan papan pengumuman dan melihat nilainya. Namun ia merasa kecewa karena rata-rata nilainya masih rendah tidak seperti yang ia harapkan.


tiba-tiba salah seorang teman Shendong merobek kertas pengumuman tersebut dan memperlihatkannya ke Shendong


"Shendong kami tampil sangat baik disetiap pelajaran. Nilainya 9 dan 10"
"Tidak seperti orang lain yang mendapatkan nilai 4 dan 5. Mungkin dia diterima di kampus SD karena kebetulan"ejek Shendong pada Cu Xia.
"Siapa yang kau bicarakan?"kata Cu Xia tanpa gentar
"Gadis sepertimu berkinerja buruk. Aku sarankan kau untuk berhenti kuliah"
"Kamu Li Shendong kan? Aku bersumpah untuk menutup mulutmu!" gertak Cu Xia dan segera pergi dari sana.


Semua siswa kembali mengikuti pelatihan
"Kontes paint ball adalah point terakhir di kampus SD. Pemenang kontes akan menjadi generasi baru dewa perang."kata pelatih


"Jangan khawatir pelatih! Aku akan memenangkannya lagi" teriak Shendong sombong
"Ingat, ini adalah kerjasama tim. jangan mementingkan diri sendiri"


"Ahn Cu Xia, Li Shendong, Sui Ban, Yuan Su, kemari!"
"Kalian berempat adalah team"
"Apa?!" kkata Shendong terkejut
"Apa? itu juga tidak bagus untukku" kata Cu Xia menimpali
"Apa-apaan ini?! Kemanapun aku pergi aku selalu bertemu denganmu"gerutu Shendong
"Diam! Ambil peralatan dan segera masuk ke dalam"perintah pelatih


Permainan paint ball pun dimulai. Team Shendong mulai memasuki kawasan hutan. Mereka terlihat selalu waspada dengan sekelilingnya.
"Hei kau! Tunggu! Apa yang kau lakukan? bukankah kita satu team?" kata Cu Xia. 
Shendong tidak mengindahkan perkataan Cu Xia dan lebih memilih segera maju ke barisan depan. Saat ini yang ada dipikarannya adalah memenangkan permainan ini.


Sementara disisi lain hutan ada team Nangong yang sedang bersembunyi dari musuh.
"Ini tidak baik. Kita terus bersembunyi disini dan tidak melakukan apa-apa. Aku akan keluar mencari musuh"kata salah seorang teman Nangong


Situasi di dalam hutan pun semakin sengit. Shendong berlarian kesana kemari berusaha mencari dan menghindari musuh. Ia berlindung di balik bekas tangki minyak tanpa menyadari jika Cu Xia sudah berada disana terlebih dahulu


Shendong yang baru melihatnya pun terkejut
"Tolong jangan ikuti aku ok,gadis pengganggu"
"Aku juga tidak mau melakukannya baj*ngan"
"Apa yang kau katakan?"
"Apa kau tidak merasa menyesal atas apa yang telah kau lakukan padaku?"tanya Cu Xia
"Ah,maksudmu itu. Kau masih disini dan tidak mati"
"Aku akan selalu mengingat hal yang kau lakukan padaku seumur hidupku"
"Bagus,kau akan mengingatku seumur hidupmu"jawab Shendong enteng


tanpa sengaja Cu Xia melihat ada seorang musuh lewat celah-celah tenpat ia bersembunyi


tanpa ragu sedikitpun ia segera bangkit dan menembaknya tepat sasaran. Ia berhasil membunuh salah seorang musuhnya.
"Lumayan juga"ucap Shendong sambil berlalu pergi


Di team Nangong,salah seorang temannya mulai merasa khawatir karena Feifei(teman Nangong yang keluar mencari musuh) belum kembali. Tak berselang lama terdengan bunyi tembakan. Mereka memutuskan untuk keluar dari persembunyian.


"Apa yang akan kita lakukan jika mereka adalah team kita?" tanya teman Nangong
"Itu bukan masalah besar. Titik kunci permainan ini adalah membunuh orang"jawab Nangong enteng.


Mereka pun mulai baku tembak dengan musuh di depan mereka.


Hingga akhirnya mereka semua tertembak dan otomatis kalah dari permainan ini


INFO: Yang baca di HP Tampilan lebih bagus pakai browser Google Chrome, dan Buat pengguna Android INFO UPDATE SINOPSIS ada di Bawah, Slide ke bawah ya...

Shendong terus berlarian dengan waspada menyisir hutan. ia melihat salah seorang siswa dan langsung menembaknua. Pada akhirnya ia tiba di tempat persembunyian dengan Cu Xia.


"Kau membunuh orang lagi."
"Jangan bertanya hal yang sama padaku dua kali"
Tiba-Tiba salah seorang teman Shandong datang dan mengatakan jika ia tidak melihat satu musuhpun saat ini.
"Terima kasih"Ucap Shandong.


"Apa yang sedang kau lakukan?"tanya Cu Xia yang khawatir karena Shandong mengarahkan senjata padanya
"Kau mengingatkanku pada musuhku"


Mendengarnya seketika membuat Cu Xia takut dan berlari menjauh
Namun naas,ia malah jatuh tersandung. Hal itu membuat Shandong menjadi lebih leluasa untuk menembaknya.


Dan pada akhirnya Cu Xia pun mati di tangan Shandong. Cu Xia yang merasa kesal lebih memilih bangun dan segera pergi dari sana.


Cu Xia berjalan keluar hutan. Di luar ia melihat banyak siswa yang telah tertembak sedang berkumpul dan berbincang-bincang
"Li Shendong pasti akan memenangkan permainan ini"ucap Cu Xia lirih


Sememtara di dalam hutan, Shendong dengan sombongnya berjalan dengan santai
"Game Over"


tanpa sadar ada seseorang yang mengarahkan senjata kepadanya
Dan Shendong pun tertembak. Ia merasa sangat kesal dan hanya bisa melihat punggung orang yang telah menembaknnya.


Di luar hutan, para siswa telah menunggu siapa pemenangnya.
"Pemenang kontes paint ball adalah..."kata pelatih
"Li Shendong! Li Shendong!" sorak semua siswa seolah yakin jika Shendong lah yang memenangkannya


namun,tak lama kemudian mereka melihat Shendong keluar dengan lesu. Mereka heran dan bertanya-tanya
"Jika bukan Shendong kita yang menang,lalu siapa?" tanya salah satu teman Nangong


"Dia! Dia yang telah memenangkannya. Dia akan menjadi dewa perang yang baru"ucap pelatih seraya menunjuk ke arah lain.


Orang yang ditunjuk itu pun berjalan ke arah semua siswa berkumpul. Setelah sampai ia melepaskan topi dan kacamata yang ia pakai.
Dan ternyata dia adalah Han Qi Lu
"Han Qi lu" ucap Cu Xia lirih
Ternyata pada akhirnya dia nyusul Cu Xia juga ke kampus SD
Semua siswi terpan melihat ketampanan Qi Lu


"Pelatih! ini tidak adil. Bagaimana bisa ia menjadi pemenang sedangkan dia tidak mengikuti pelatihan dari awal?"kata salah satu teman Shendong
Semua siswa yang mendengarnya sepakat dan melakukan protes
"Baik,karena banyak yang protes maka akan dilakukan pertandingan ulang. Ikuti aku"


Semuanya mengikuti pelatih. dengan sengaja Qi Lu berjalan sejajar dengan Cu Xia dan memberikan sesuatu padanya.


"Untuk pertandingan ulang aku memilih tinju. Siapa yang keluar dari garis putih selama lebih dari 10 detik maka akan kalah"terang Pelatih


Baik Qi Lu dan Shendong mengeluarkan tatapan sengit mereka
"1..2..3.. mulai!"
pertandingan pun dimulai. Tidak ada satupun yang mau mengalah. mereka bertanding dengan sengit.


 Hingga Qi Lu terkena pukulan Shendong dan membuatnya menginjak garis.
"Apakah kamu bahagia seperti selingkuh?"kata Shendong mulai memprovokasi.


Kata itu membuat Qi Lu ingat jika orang di depannya adalah orang yang sama yang telah membuat ia dan Cu Xia selama liburan


dengan marah Qi Lu memukul Shendong secara membabi buta dan menguncinya.
Pelatih mulai menghitung dari 1-10. Dan Qi Lu pun dinyatakan sebagai pemenang. Semua siswi bersorak. Cu Xia juga merasa senang namun ia memilih memendamnya dan menghindari bertatapan langsung dengan Qi Lu. Qi Lu yang sadar hanya bisa pasrah dan memilih segera pergi.


Cu Xia sudah kembali ke tendanya. Disana ia melihat surat yang diberikan Qi Lu padanya dengan tatap sedih.


"Mingyuan,apa pekerjaan keluargamu?"tanya teman Nangong
"Orangtuaku penjual perhiasan. Ini,ada sedikit hadiah untuk kalian" Minyuan pun membagikan masih-masing kotak pada teman satu tendanya. Tak lupa juga ia memberikan pada Cu Xia.
"Apa yang sedang kau lakukan? kenapa kau memberikan pandanya? mungkin dia tidak akan tahu seberapa mahalnya ini" ejek teman Nangong
"Aku mungkin memang tidak tahu seberapa mahalnya hadiah ini. tapi aku bukan tipikal orang yang hanya melihat hadiah dari harganya"balas Cu  Xia tidak mau kalah. 
tak ingin memperpanjang masalah,ia memutuskan untuk keluar mencari udara segar


Tidak jauh dari tempat Cu Xia, juga terlihat Qi Lu yang sedang mondar mandir. Saat ada orang lain yang lewat ia berpura-pura cool dengan menyandarkan tangannya ke pohon.


"Tidak! Maafkan aku. Aku tidak akan melakukannya lagi. Aku mohon"ucap salah seorang siswa yang sedang dipojokan oleh Shendong.


"Aku belum melakukan apapun padamu."
"Aku tahu aku salah. tidak seharusnya aku menggertak adik kelas. aku mohon ampuni aku"


Cu Xia yang mendengar teriakan siswa tadi datang menghampiri
"Hentikan!!"
"Apa yang sedang kau lakukan disini? Kau ingin menjadi pahlawan wanita?" ejek Shendong
"Kalian sudah keterlaluan. aku minta kalian melepaskannya"


"Dengarkan aku baik-baik gadis kecil. Tempat yang sedang kau tinggali saat ini adalah kekayaan keluargaku. Pulau yang sedang kau injak ini adalah pulauku."


Cu Xia yang mulai ketakutan berusaha pergi dari sana. namun, dengan cepat Shendong menariknya dan terlihat seolah-olah mereka sedang bermesraan.


"Dia pasti tertarik dengan Shendong kita."ucap salah satu teman Shandong


Namun,hal itu tidak berlangsung lama. Cu Xia dan Qi Lu kaget melihat orang yang baru saja di depan mereka


Cu Xia kaget bukan main karena saat ini Qi Lu sedang berdiri di depannya dan melihatnya dengan Shendong.

Comments


EmoticonEmoticon