Jumat, 15 Februari 2019

SINOPSIS Legal High Episode 1 PART 1

PS : All images credit and content copyright : jTBC


Scene drama dimulai dengan latar belakang tahanan . 
Terdapat 2 polisi yang menuju salah satu sel tahanan nomor 2064 dan mereka membawa tahanan tersebut ke  sel lain ditempatkan bersama tahanan nomor 1620 dimana tahanan itu saling mengeanl satu sama lain ..


 “Kudengar kamu menyetor uang dengan jumlah besra ke dalam rekening komisarisku” Ucap Tahanan 2046. “Itu bukan apa – apa pak jika anda ingin aku melakukannya lagi aku bisa mengurusnya” . Aku membayar pengacara ku dengan lancar tapi  nasib ku masih seperti ini “Jawab Tahanan  1620.


“Bedebah kenapa kamu memilih orang bodoh dan tak becus menjalankan tugas !
Dia kemudian mulai menanyakan mengenai barang bukti suap yang dilakukan “Ucap tahanan 2046 . “Mereka menemukan bukti pada rekening bank istriku , ipar ku dan suaminya ( bukti sangat kuat),Kudengar anda bisa menjembatani orang orang dengan pengacara yang sangat kompeten menangani kasus meskipun bukti yang ditemukan sangat akurat.

Kemudian tahanan 2046 berkata “ Kamu akan bebas , karna pengacara itu tidak pernah gagal  membebaskan kliennya”.Tahanan 1620 protes “ Bagaimana aku bebas jika bukti ku sangat kuat “.  Hanya orang amatir yang berjuang membuktikan apa barang bukti yang dipercaya , kita hanya perlu menemukan kebenaran baru.


Dan pengacara yang dibicarakan adalah  (Jin Gook) yang sedang berada di pengadilan membela kaliennya . narasi dari tahanan 2046 bahwa “dia adalah orang yang sangat kompeten yang bisa mengubah semua keadaan dimana kritik berubah menjadi toleransi dan pengampunan., kebencian berubah menjadi simpati.
“ Bagaimana cara aku menemukan dan menyewanya ?” . Kamu hanya butuh ini UANG“ Jawab tahanan 2046.


Scene berpindah di studio pemotretan dimana  (Jin Gook) melakukan berbagai pemotretan dengan berbagai gaya yang sangat lucu dan konyol namun terlihat keren bversi dia mulai dari bergaya layaknya caplin , aksi tembak menembak, dan gaya aneh lainnya .


Para kru wanita mulai risih  protes kara tingkah ( Jin Go)“Pasti dia berfikir bahwa dia adalah  model atau semacamnya “ Ucap Kru berambut pendek. “ Konon dia menjijikan dan hanya memperdulikan tentang uang , Haruskah kita mewawancarai nya ?” Kru Rambut Panjang 
 “ Dia mewakili CEO kita yang jahat ketika ditutntut jadi kita harus melakukan semua yang dia minta” jawab otograer yang mendengar percakapan keduanya.


Wawancara pun dimulai dengan pertanyaan “Apa teori dasar dan aturan mu sebgaai pengacara ?” .Jin Gook mengatakan bahwa “ Kejahatan tidak akan pernah sirna , tapi nukankah kalian membutuhkan orang seprtiku  Pejuang yang menegakan keadilan ?’ Jawab Jin Gook yang disambut tatapan sinis dan remeh kedua kru perempuan tadi.


Scene berpindah di  ring pertandingan tinju . ..... Berada di kubu merah dan musuh nya berada di sudut biru . Mereka bertanding dengan penuh semanghat saling memukul satu sama lain ..... berhasil menghindari semua pukulan lawan dan membalasnya dengan satu pukulan mendarat di wajah lawannya .Kemudian lawannya membalas pukulan menganai wajah .... namun berhasil dibalas lagi mereka terus memukul satu sama lain sampai pada ahirnya musuh ...kalah dengan satu pukulan keras menganai wajahnya . Suara sorakan penonton pun terdengar snmgat merdu menyambut kemenangan ....


Tenyata itu semua adalah mimpi ...yang tertidur ketika ltian tinju .
“Apakah kau tertidur” Tanya pelatih . .... Menyangkal bahwa ia tidak tidur dan mengatakan bahwa dia melakukan latian yang disebut pelatihnya sebgai latian menghayati .Sang pelatih menghela napas dan berkata “ Nona kamu sudah berlatih disini selama 6 bulan , dan kamu tidak bisa melakukan tinju dua arah .  Apa , latian menhayati  ?


“ Liat kesana , mereka baru bergabung selama tiga bulan namun kemampuan mereka sudah bagus” Kata pelatih . 
Jae In : “Aku tidak sebugar dan seaktif itu”.


“Maka dari itu berlatihlah dengan segenap hati ! atau kau berhenti buang waktu dan keluar saja dari sini ”
“Tidak , aku akan terus berlatih “
Sang pelatih hanya menghela napas dan kesal melihat ... kelakuan ... yang berlaih tidak serius dan menahan diri dalam setiap pukulannya.


.Sang pelatih memberikan contoh pukulan yang benar namun tetap saja Jae In tidak bisa melakukannya dengan  baik dan bertanya bagaimana melakukannya . Hingga sang pelatih maju dan mulai menunjukan tinjunya dibawah dagu  Jae In “Kamu mengerti”!


“Lakukan semua nya dari dasar , pikirkan bosmu yang menyebalkan , mantan pacarmu anggap mereka sebagai samsak dan tinjullah “
Dia tetap tidak meninju samsak dan berkata “Bolehkah aku untuk memikirkan yang lainnya karna akan ada perkara hukum jika aku mengagap ini seseorang karena aku seorang pengacara . Bisakah aku mengangapnya alien ?” Sang pelatih hanya diam tak percaya dengan semua yang Jae In bicarakan.


Scene berpindah ke dlaam suatu kantor firmaa hukum yang memilkik banyak pajangan foto pengacara terkenal ( Yoo Myung Soo) . Jae In sedang membaca  dokumen yang ada dimeja sambil mendengarkan berita di TV yang terdapat pengacara Yoo didalamnya sebagai pembicara


“Dia bersalah atau tidak ?” ucap  Jae In dengan nada membadingkan dan mengayun kan kertas yang dipegangnya ke arah TV tepat dengan dialog wawancara  “ Dia Bersalah “
“Yes”kemudian dia memasukan kertas tersebut kedalam amplop .


Telepon berdering “ Ya dengan pengacara Seo Jae in dari Firma Hukum Yoo ?”
“Nona Seo jadwalku padat , minta tolong antarkan kepadaku map merah yang ada di mejaku “Pengacara Yoo


Jae in mengantarkan map merah tersebut dengan menaiki kereta bawah tanah dia mengantuk didalam kereta hingga kepalanya bergerak kekanan dan ke kiri. 


INFO: Yang baca di HP Tampilan lebih bagus pakai browser Google Chrome, dan Buat pengguna Android INFO UPDATE SINOPSIS ada di Bawah, Slide ke bawah ya...

Kemudian dia melihat seorang kakek yang amsuk ke kereta . Jae In pun memberikan tempat duduknya kepada kakek tersebut , namun ketika akan duduk seseorang ( Tae Rim)  langsung duduk di tempat kakek tersebut .
Jae In menegur Tae Rim  “ Maaf bisakah berikan ini kepadanya” 
Namun Tae Rim  hanya melihat Jae In sebentar lalu menundukan kepalanya lagi. 
Kakek :“ Biarkan saja dia”. 


Namun Jae In terus protes hingga ahirnya Tae Rim melepas Earphone nya dan mulai berbicara dengan bahasa Cina. Jae in mencoba menjelaskan dengan kata kata dan gerak kan . 
“Aku orang Korea “ Ucap Tae Rim sambil menunjuk buku merah bertuliskan “ Bahasa Mandarin Dasar “ yang dipegangnya.


Mereka terus berdebat megenai tempat duduk  namun Tae Rim selalu membantah apakah yang muda selalu kuat dan yang  tua selalu lemah , dia menambahkan alibinya dengan berbagai penyakit serius jantung dan tulang belakang .
“Apakah kamu mengidap semua itu ?” Jae in
“Tidak “
“Pria ini berusia 60 tahun an dia sepertinya sering ke sauna , tas nya usang menunjukan dia sering olaraga , Dada nya bidang dan perutnya kekar aku bahkan bisa merasakan otot otot kencang dari celananya” Ucap Tae Rim sambil memegang kaki Kakek itu.
“Secara fisik dia lebih bugar dari pada tubuh kecilku yang rapuh serta sasana itu sudah dekat dari sini ”
“ Apa and keberatan ?” shei shei ( terimakasih dalam bahasa mandarin ) sambil mengepalkan kedua tangannya .
Si kakek turun namun Jin Goo terus melanjutkan alibinya . Hingga Jae In kesal 
“Kenapa kamu terus merendahkanku ?”
“ Kamu sendiri yang mengatakan , Korea ,Lansia dan Tata Krama”
Ahirnya Jae In pergi dengan kesal .


Jae In sampai di sebuah hotel dia menunju kamar bosnya saat akan menekan tombol kamar dia melihat bahwa pintu itu tidak terkunci hanya ditahan dengan kotak tisu .Dia masuk ke ruangan itu sambil terus memanggil  . “Pak Yoo ?” hingga ahirnya dia menemukan Pak Yoo di dalam kamar hanya menggunakan handuk mandi dan memegang gelas minuman . “Welcome” Ekspresi Jae In kaget melihat hal itu.


Scene berpindah dimana terdapat banyak orang – orang yang berdemo di depan pengadilan menuntut restoran yang diduga curang dengan menggunakan tulang dari tempat sampah sebagai kaldu .


Didalam ruangan yang gelap terdapat dua orang yang sedang menonton berita tersebut .
“Bahkan kamu tidak akan bisa melakukan apapun kali ini” Ucap pria 1 sambil tertawa 
Kumpulan terdiri dari beberapa orang berjalan menuju ruang persidangan 
“Bahkan dia tidak akan memenangkan kasus ini kan ?”
“Aku yakin dia bisa”


Kemudian munculah Tae Rim yang berjalan seorang diri layaknya model di catwalk berhadapan dengan Tim pengacara B& G  (Yoo Sang Koo)   mereka saling tersenyum sengit 


Tae Rim mulai menghitung “ Oooh 1,2,3,4 aku tidak bisa menghitung kalian , sungguh latar belakang yang bagus , Modelnya jelek jadi pantas saja kamu butuh interior yang mengkilap untuk sesi foto” ucapnya dengan nada mengejek
“Berapa biaya per jam nya ?”
“Karena tau akan kalah kamu berniat menguras uang klien mu ? ”
Bagus sekalii sambil menunjuk Pengacara Koo kamu memang pencuri !


Pengacara Koo bersama rombongannya tertawa garing “ Kamu terlalu banyak bicara”
“Dasar burung beo teruslah bersikap angkuh selagi bisa, rekormu yang tak terkalahkan akan berahir hari ini  !”sambil membenarkan jas Tae Rim


Tae Rim “ Semua berjalan lancar ketika aku bekerja di sana,tapi kurasa Firma Hukun B dan G kurang beruntung mereka pasti kekurangan pengacara kompeten sampai mengutus orang kolot spertimu melawanku !


“Pokok nya Fighthing “ Sambil memberikan kecupan dengan bibirnya emuach  .
 Pengacara Koo sangat kesal dengan Tae Rim yang menyebutnya kolot ekspresinya sedikit takut dan cemas .


Persidangan dimenangkan oleh Tae Rim 
Pengacara Koo menatapnya dengan ekspresi yang tak percaya . Tae Rim mulai memakai jasnya dengan cara mengibaskannya .dan keluar dari persidangan dengan Percaya Diri.


Pengacara Koo marah dan mencengkeram jas Tae Rim  “ Sebenarnya apa yang kamu lakukan dengan klien mu , klienmu bermain – main dengan makanan , dia menjual sampah untuk mendapatkan uang”
“Mereka yang makan nyaris mati ! Tahukan kamu itu ?”
Tae Rim : “Kalau kamu keberatan bicaralah kepada hakim , kenapa kamu melampiaskannya kepadaku ?” sambil membenarkan jas nya.
Pengacara Koo menuduh jika jin Goo menyuap hakim karena dengan mudahnya putusannya terbalik . dan mulai menyerang lagi namun dilerai timnya .


“Lepaskan aku  ! kau tau 99 % orang yang ku kalahkan menyalahkan diri sendiri karena kurang kompeten , itu sangat arogan karena mereka terlalu bangga mengakui kompetensi lawan “


“Tapi kamu malah menyalahkan ku ? Dan itu awal yang baik “ Ucap Tae Rim dengan ekspresi menyebalkan .
Pengacara Koo : “Apa madsudmu dengan semua itu  hah?”( mulai menyerang lagi )
Tae Rik : “Kamu harus mengontrol emosi dan fokus pada energi untuk mencerdaskan otakmu” sambil menunjuk – nunjuk dada dan kepala pengacara ....
“Dari pada kamu bersikap impulsif seperti amoeba”


“ Dah” Jin Goo meninggalkan pengacara Koo yang marah dan kesal padanya.

Comments


EmoticonEmoticon