Thursday, January 17, 2019

SINOPSIS What's Wrong Poong Sang Episode 3 PART 2

PS : All images credit and content copyright : KBS2


Boon shil yang pulang dari pasar dipanggil pemilik toko yang mengatakan hwa sang memiliki hutang boon shil lalu pergi dengan menahan emosi


Sesampainya di rumah boon shil melihat wanita dari salon rambut
Boon shil bertanya kenapa dia datang apakah melunasi hutang hwa sang, boon shil naik ke rumah untuk menemui hwa sang dan melihat pria jasa pengiriman 
boon shil menahan emosi dan melihat poong sang


Boon shil langsung masuk ke kamar hwa sang,, boon shil melarang hwa sang untuk beberlanja lagi karena hutang hwa sang ada dimana mana 
Hwa sang beralasan situasinya darurat dan menyuruh boon shil untuk tidak memarahinya karena tidak memberinya uang, boon shil hanya bisa menghela nafas


Jung sang sedang bertemu dengan young pil, young pil memberikan undangan pernikahannya kepada jung sang 
Jung sang khawatir karena pacar young pil sering ketahuan berselingkuh, young pil juga memberikannya makanan, minuman, dan uang yang dia punya hanya tubuhnya saja.
Young pil mengatakan untuk tidak khawatir asalkan dia tulus dan begitu menikah young pil akan melatihnya, dan maukah jung sang menerima buketnya


Young pil membawa undangan dan ingin bertemu dengan keluarga calon suaminya tapi hanya sekretarisnya yang datang dan memberitahukan mereka tidak ingin menemui young pil lagi


Young pil kecewa dan merobek undangannya serta membuangnya di depan rumah keluarga calon suaminya


Di rumah sakit jung sang hanya menyentuh makanannya ji ham melihat jung sang, para perawat yang memahami situasinya meminta izin karena mereka sudah selesai makan 


Setelah para perawat pergi jung sang memberitahukan bahwa young pil akan segera menikah young pil menyuruhnya untuk menerima buket jung sang juga menyuruh ji ham untuk tidak menatapnya lebih dari 3 detik karena orang orang akan tahu tapi ji ham terus melihat jung sang
“lupakan saja, anggap kamu tidak mendengarnya” kata jung sang lalu pergi meninggalkan ji ham 


Semuanya berkumpul jin sang penasaran dan mengatakan ada apa
Boon shil menyuruh mereka semua untuk pergi dari rumah
we sang langsung ingin pergi tapi poong sang menahannya dan mengatakan bukan we sang 


Boon shil menyuruh Jin sang dan hwa sang untuk hidup mandiri, hidup boon shil kesulitan selama 18 tahun sudah muak bersama di rumah kecil boon shil bertanya kapan mereka akan pergi 


Hwa sang berpura pura menerima telpon, jin sang juga berpura pura akan ke kamar kecil tapi boon shil menyuruh mereka untuk duduk kembali
Boon shil memberikan waktu 1 bulan karena akan merawat ayahnya boon shil tidak ingin menyesal jung sang setuju, jung sang menyuruh hwa sang untuk mencari pekerjaan dan bersikap dewasa


Jung sang juga menyuruh poong sang untuk mendengarkan boon shil lalu pergi Hwa sang ingin menghajar jung sang tapi we sang dan jin sang menahannya 


Hwa sang marah dan bertanya kepada poong sang kenapa dia hidup nyaman dan aku tidak seharusnya dia balas budi tanpa pengorbanannya jung sang tidak akan menjadi dokter dan setiap kali melihat dirinya hwa sang selalu membandingkan dirinya


Poong sang mengatakan untuk apa iri dia hanya kompeten 


Jin sang menyuruh we sang untuk membawa hwa sang ke lantai atas 
“ini sangat tidak adil, aku menginginkan hidupku kembali apa aku salah? Aku tidak salah bukan?” kata hwa sang yang merasa hidupnya tidak adil sambil berteriak 


Boon shil tetap akan mengusir mereka dalam sebulan
Poong sang hanya bisa menghela nafas


Jung sang ke rumah sakit dan bertemu kang yul han dari amerika
Jung sang pergi setelah mendengar yul han mengatakan maaf


“aku merindukanmu” kata yul han, jung sang langsung berhenti mendengarnya
“mari bekerja sama sebagai kolega, dokter kang” kata jung sang yang tidak melihat yul han dan pergi 


Poong sang pergi ke tempat penatu ayahnya boon shil
Ayah boon shil yang melihat poong sang bertanya poong sang berkunjung dan tidak membawa apa apa dan menyuruh poong sang untuk mengirim baju di apartemen taepoong dan saat kembali minta cuciannya


Poong sang memberikan bajunya ke pelanggan dan dengan bersemangat poong sang berteriak di lorong apartemen sambil mengatakan “penatu... penatu...”


Di restoran daging 
Ayah boon shil memakan daging dengan cepat poong sang menyuruhnya untuk makan dengan selada tapi ayah boon shil mengatakan dia makan daging tanpa selada dan apakah dia makan daging terlalu banyak
“aku cemas ayah akan mengalami gangguan pencernaan” kata poong sang


Poong sang memberikan amplop kepada ayah mertuanya dan mengatakan jumlahnya tidak banyak tapi semoga membantu
“aigoo jumlahnya memang tidak banyak” kata ayah boon shil yang memeriksa isi dan merasa kurang puas 
Poong sang berjanji akan memberikan lebih banyak di lain waktu


Ayah boon shil kembali mengeluh karena poong sang hanya membelikannya daging babi padahal putra menantu lain akan membelikan ayah mertuanya daging sapi yang lumer di mulut
ayah boon shil juga tidak menyukai daging babi


Ayah boon shil juga mengeluh tidak bisa makan teratur karena tidak memiliki gigi palsu, menantu lain membelikan gigi palsu ke mertuanya seharga mobil sedan 
Poong sang mengatakan “berkunjunglah ke rumah 
salah satu pelangganku adalah dokter gigi dia akan memberikan diskon” tapi ayah boon shil mengatakan gigi palsu murah kuaslitasnya jelek temanku membeli gigi palsu murah dan harus terus membeli yang baru


“gigi palsu harus diwariskan jika aku wafat ambillah gigi palsuku” kata ayah boon shil
Poong sang yang ingin memakan selada tidak jadi memakannya karena ayah boon shil bertanya sampai kapan anaknya akan mencuci mobil saat kalian menikah kamu berjanji dia tidak perlu bekerja


Poong sang merasa tidak pernah memberitahukan tentang itu tapi ayah boon shil tetap mengelak dan apakah putrinya harus bekerja           poong sang hanya bisa mengatakan tidak


Poong sang tidak jadi memakannya dan meletakkannya kembali ke piring


Poong sang sudah pulang
Boon shil langsung menghampirinya dan bertanya kenapa telponnya tidak diangkat joong yi hilang dan tidak masuk les 
Poong sang menyuruh boon shil masuk dia akan mencarinya dan melaporkan bahwa joong yi hilang


Poong sang mencari joong yi ke warnet dan di jalanan yang biasa dilalui joong yi


Joong yi sampai ke rumah dan bertemu ibunya 
Boon shil: “dari mana saja kamu? Kenapa tidak mengangkat telpon? Apa yang kamu lakukan akhir akhir ini?” kata boon shil yang khawatir
Poong sang juga sudah datang dan mengatakan untuk tidak kasar kepada joong yi yang penting joong yi sudah pulang


Boon shil bertanya kenapa joong yi tidak masuk les, joong yi mengatakan dia tidak mau
Poong sang menyuruhnya untuk masuk tapi poong sang mencium bau alkohol dan joong yi mengakui kalau dia minum alkohol 
poong sang: “jangan minum minum dengan perut kosong”
boon shil: “apa sekarang itu penting? Kenapa kamu berulah?”
joonh yi: “entahlah, jangan bicara denganku”


Joong yi masuk ke dalam rumah tapi ibunya menyuruhnya untuk berhenti poong sang langsung menahannya.

Comments


EmoticonEmoticon