Monday, January 14, 2019

SINOPSIS What's Wrong Poong Sang Episode 2 PART 1

PS : All images credit and content copyright : KBS2


We sang kembali masuk ke aula pemakaman menemui kakaknya
We sang: “mari sudahi kak tidak akan ada tamu lagi mari hentikan ini”
Poong sang: “duduklah” kata poong sang yang masih ingin menunggu tamu
We sang: “yang kita lakukan sudah cukup, aku sudah muak”
Poong sang: “ayah sudah meninggal kamu tidak bisa duduk disini beberapa hari? Itu tugasmu sebagai anaknya”
Jin sang: “kak, biarkan saja” kata jin sang ke poong sang untuk membiarkan we sang pergi saja


We sang: “tugasku? Aku bahkan tidak pernah benar benar melihat wajah pria ini aku baru tau wajahnya untuk kali pertama di foto pemakamannya”
Poong sang: “pria ini? Jaga ucapanmu”
We sang: “ibuku yang malang yang pergi dari rumah karena dipukuli setiap hari aku bahkan tidak tau ibuku masih hidup atau mati. Aku tidak mau berduka untuk pria yang membawa ibuku pergi, haruskah kumaafkan dia karena sudah mati?”
Poong sang: “dia tetap ayah kita” kata poong sang yang masih meyakinkan we sang


We sang: “ayah apa? Selama 29 tahun kami baru bertemu 5 kali dia mengumpat dan memukuliku. Dia bukan seorang ayah aku ingat jelas dia tidak ingin aku hadir di pemakamannya, aku duduk disini karena kakak tapi apa gunanya pemakaman ini?”


We sang mengambil bingkai foto ayahnya dan membantingnya hingga pecah 


Poong sang yang sudah tidak tahan melihatnya langsung menampar we sang
We sang pun pergi
Poong sang: “berani beraninya dia bersikap lancang begitu? Semarah apapun kamu, jangan di depanku! Kalian semua!”
Jin sang: “cukup. Aku juga tidak mau berada disini”
Hwa sang: “benar aku tidak tahu alasan kita harus melakukan ini”
Poong sang: “ada apa dengan kalian?” kata poong sang yang heran dengan dengan adik adiknya


Jung sang yang selama ini diam langsung mengatakan “kakak tahu alasannya, kami tidak mengatakannya, tapi merasakan hal yang sama.”
Poong sang: “apa? Merasakan apa? Apa sesulit itu bagi kalian duduk di sini selama 3 hari? Kenapa kalian begitu egois?”
Poong sang mengatakan ayah mungkin tidak membantu tapi dia tetap ayah kita
Jin sang, jung sang, hwa sang tidak sependapat dengan poong sang dan hanya poong sang yang memikirkan seperti itu tapi lainnya tidak


Poong sang menyuruh semuanya untuk pergi jung sang juga memilih untuk pergi 
Tinggal poong sang dan boon shil istrinya, boon shil membersihkan pecahan kaca bingkai foto yang di lempar oleh we sang


Di tempat lain 
Young pil menelpon sang ki untuk datang menemuinya
Sang ki sudah datang, young pil yang tidak ingin berlama lama langsung mengatakan menikah turuti saja perintahnya young pil akan mengurus semuanya sang ki cukup datang ke pernikahannya. Young pil ingin pergi  tapi sang ki yang masih kebingungan menyuruh young pil untuk duduk lagi


Hwa sang masih menunggu kabar tunangannya tapi tunangannya tidak dapat dihubungi
Pesan masuk yang ternyata dari tunangannya yang mengatakan            “jangan pernah menghubungiku lagi, dasar penipu tua” awalnya        hwa sang bahagia dengan pesan dari tunangannya tapi setelah membacanya hwa sang menjadi kesal.


We sang bekerja sebagai jasa supir 
Yang memesan jasa supirnya adalah sang ki dan young pil yang sudah mabuk berat


Saat masih di perjalanan sang ki menyuruh we sang berhenti karena rumah young pil sudah sampai
Sang ki memberitahu young pil bahwa dia akan meminjam mobilnya selama beberapa hari dan menyuruh young pil untuk tidur nyenyak 


Sang ki: “antar aku ke villa taepoong”
we sang: “sepertinya dia kebingungan” kata we sang yang melihat young pil membuka sepatunya dan meninggalkannya di trotoar
sang ki: “abaikan saja dia, dia akan pulang dengan selamat”
we sang masih memperhatikan young pil melalui kaca spion
 young pil yang ingin masuk tapi tas young pil tersangkut di pagar        we sang tertawa geli melihat tingkahnya


Sang ki sedang menelepon dan mengatakan sayang yang sepertinya sangki berselingkuh we sang yang mendengarkan pembicaraan sang ki mendadak berhenti 


We sang keluar dari mobil dan mengatakan tidak bisa mengantar bedebah seperti sang ki yang berselingkuh 


Sang ki yang mendengarnya ingin memukul we sang, tapi we sang masih lebih cepat dalam menahan pukulan sang ki 
We sang memberitahu sang ki untuk jangan berselingkuh dan fokus pada satu wanita lalu pergi


Sang ki meminta kunci mobil tapi we sang pura pura melempar kuncinya yang ternyata kuncinya masih berada di tangan we sang
We sang menyuruh sang ki memanggil jasa supir lainnya jangan mengemudi saat mabuk dan langsung melemparkannya kepada sang ki


Cil bok menyuruh poong sang untuk beristirahat dan dia akan memberitahu poong sang jika ada tamu 
Ibu chil book bertanya apa penyebab kematiannya, poong sang mengatakan kanker hati
Ibu chil book mengatakan poong sang harus mengurus adiknya poong sang pasti menderita tapi poong sang mengatakan bukan hanya dia yang menderita tapi adik adiknya juga dan istrinya yang telah menikah dengannya
Ibu chil book bertanya lagi apakah ibu poong sang akan datang tapi poong sang mengatakan untuk tidak membicarakannya.


Poong sang melihat foto ayahnya yang sudah tidak memakai bingksi dan memperbaiki letak fotonya yang hampir jatuh 


Chil book meminta izin ke poong sang sambil menggendong ibunya 
Boon shil: “hati hati di jalan, chil book”
Poong sang: “terima kasih atas bantuannya, semoga kamu beruntung”
Chil book: “aku sudah punya keberuntungan di punggungku”
Boon shil: “bagaimana bisa orang tua menjadi keberuntungan?” kata boon shil sambil menatap poong sang lalu pergi 


Poong sang yang sudah mendapatkan bingkai foto kembali menaruh foto ayahnya
Tamu poong sang datang dan meminta maaf terlambat karena butuh waktu untuk mengumpulkan semua orang 


Boon shil sibuk mengurus makanan dan menerima telepon dari rumah sakit bahwa ayah boon shil mengalami kecelakaan terjatuh dari sepedanya poong sang menyuruh boon shil untuk cepat pergi


Kaki ayah boon shil terkilir dan mengatakan “ayah mengalami kecelakaan setelah menghadiri pemakaman, inilah sebabnya kita harus berhati hati soal menghadiri pemakaman”


Di aula pemakaman 
Poong sang tinggal sendiri sambil menelpon apakah boon shil tidak bisa ke aula pemakaman lagi 
Boon shil mengatakan  akan kembali besok karena boon shil akan mengawasi pemulihan ayahnya.

Comments


EmoticonEmoticon