Saturday, January 19, 2019

SINOPSIS The Crowned Clown Episode 4 PART 1

PS : All images credit and content copyright : TVN


Ratu dan ha sun pulang bersama
Ratu terus menatap punggung ha sun 
Karena ratu melihat ha sun terus, ratu tidak melihat jalan dan membuatnya tersandung batu kecil


Ha sun yang mendengar ratu bertanya ada apa ratu menjawab “bukan apa apa”
Tapi ha sun melihat batu yang membuat ratu tersandung, ha sun mengerti dan tetap melanjutkan jalannya tanpa bertanya lagi, ha sun menendang setiap batu yang ada di hadapannya agar ratu tidak tersandung lagi
Ratu yang melihat ha sun mengerti maksud ha sun dan tersenyum melihatnya 


Ratu kembali ke kamarnya
Dayang park khawatir karena saat dia kembali ratu sudah tidak ada Ratu beralasan kalau dirinya mencari udara segar karena merasa sesak,, dayang bertanya kenapa ratu tidak memanggil seseorang untuk mengawalnya ratu tidak menjawabnya


Dayang park memberikan teh kepada ratu, tapi ratu diam saja dan tersenyum,, dayang park lalu memanggil ratu, 
ratu tersadar dan mengatakan “malam ini aku tidak membutuhkannya aku sudah mendapatkan kehangatan yang cuku dari luar”


Ha sun kembali diam diam dengan melewati ruang rahasia raja lee hun tapi saat kembali ha sun melihat seseorang dibalik tirai ha sun mendekatkan wajahnya ke tirai dan betapa kaget nya ha sun saat mengetahui dibalik tirai adalah sekretaris lee 


Kasim jo bertanya dari mana ha sun saat kasim jo pergi, ha sun beralasan dia pergi ke toilet karena memanggil pelayan kapan pun ha sun harus buang air katanya itu merepotkan, sekretaris lee mulai curiga dengan cepat ha sun mengatakan lain kali ha sun akan meminta melayaninya di lain waktu 
Sekretaris lee mengerti dan mengangguk


Sekretaris lee bertanya kepada ha sun apakah ha sun sudah terbiasa dengan kehidupan di istana ha sun menjawab “kurang lebih begitu”
Sekretaris lee menyuruh ha sun untuk tidak lengah karena sebagian orang bisa menyadari raja telah berubah dan bersikap berbeda ha sun mengutus agar tuan yoo diasingkan dan menyelamatkan anjing pemburu raja tidak pernah melakukan hal seperti itu 


Saat sekretaris lee ingin pergi, ha sun tiba tiba mengatakan sekretaris lee lah yang lebih dulu lengah bukan ha sun, sekretaris lee bertanya 
Apa maksud ha sun
Ha sun mengambil sesuatu di lacinya dan memberikannya kepada 
sekretaris lee, sekretaris lee membukanya dan ternyata adalah potongan panah yang pernah hampir mengenai ha sun


Ha sun menceritakan seseorang yang mengincar nyawanya selama perburuan, sekretaris lee marah dan mengatakan kenapa ha sun baru mengatakannya 
Ha sun bertanya kapan sekretaris lee akan memberitahu bahwa nyawanya bisa saja terancam, ha sun mempertaruhkan nyawanya saat kembali tapi ha sun tidak pernah bilang mau mati sia sia


Sekretaris lee mengatakan baiklah kapanpun membutuhkan ha sun sebagai umpan, sekretaris lee akan memberitahunya dengan mengatakan “hari ini kamu akan mati” 
Ha sun tersentak dan mengatakan itu lebih baik daripada ditipu,, sekretaris lee pergi,, kasim jo menatap ha sun


Sekretaris lee memperlihatkan potongan panah kepada pengawal jang, pengawal jang mengatakan dia salah karena teralihkan saat mengejar jin pyung
Sekretaris lee menyuruh pengawal jang untuk mencari siapa penembak panah, pengawal jang yakin jin payung dibalik semuanya karena saat mengejar jin pyung pengawal jang diserang oleh panah dan kehilangan jin pyung

Sekretaris lee menyuruh pengawal jang untuk tidak memberitahukan asumsinya kepada raja karena yang dibutuhkannya adalah bukti
Pengawal jang mengerti dan akan memeriksa pembuatan panah tersebut,, sekretaris lee menyuruhnya berhati hati dan jangan sampai tepergok


Ha sun hanya bisa melihat isi dokumen yang ada karena ha sun tidak bisa membacanya
Ha sun memanggil kasim jo dan ingin meminta tolong untuk mengajari nya huruf mandarin,, sekeras apapun ha sun memikirkannya solusinya hanya mempelajari membaca dan menulis 


Kasim jo mengatakan dia tidak berpengalaman mengajari orang lain, kasim jo mengusulkan sekretaris lee saja yang mengajar ha sun 
Tapi ha sun menolaknya dengan cepat karena sekretaris lee pasti akan mengatakan omong kosong, ha sun juga mengatakan ingatannya sangat tajam saat masih kecil ha sun mempelajari huruf korea dari penjahit
Setelah mendengar perkataan ha sun, akhirnya kasim jo setuju


Tapi kasim jo malah membawa banyak buku dan mengatakan semua buku tersebut sudah dibaca oleh raja lee hun,, ha sun kaget dengan buku yang sudah dibaca lee hun,, ha sun meminta kasim jo untuk mengajarinya membaca dan menulis bukan membawa banyak buku
Kasim jo mengatakan tidak ada waktu untuk memulai dari dasar, kasim jo akan menerjemahkan bukunya menjadi bahasa korea dan ha sun bisa mempelajari arti setiap huruf mandarin
Ha sun memohon untuk diajarkan secara perlahan tapi kasim jo tetap melanjutkan tulisannya 


Sekretaris lee mendengar suara ha sun dari luar, kasim jo meminta izin kepada ha sun untuk membuat teh
Saat kasim jo keluar kasim jo bertemu dengan sekretaris lee, 
sekretaris lee bertanya kepada kasim jo apa yang dilakukannya,, kasim jo menjawab ha sun ingin mempelajari cara membaca dan menulis 
kasim jo akan menyuruhnya berhenti tapi sekretaris lee menahannya dan mengatakan biarkan saja 


Ha sun belajar dengan giat dan membuatnya tertidur, ha sun lalu tersentak dan bangun.. ha sun melihat kasim jo yang tertidur dengan posisi duduk ha sun tertawa melihat kasim jo


Ha sun mulai menyebutkan yang dipelajarinya tadi, ha sun menutup matanya dan mengingat kebersamaannya dengan gab soo dan dal rae


Ha sun menangis mengingatnya, kasim jo melihatnya dan bertanya ada apa
Ha sun langsung menghapus air matanya dan bertanya bisakah kasim jo membantunya. 


Gab soo mencoba menghibur dal rae, tapi dal rae tetap tidak tersenyum ataupun tertawa,, dal rae tidak seceria dulu
Gab soo memohon kepada dal rae, kondisi dal rae harus membaik sebelum 
ha sun kembali


Seorang biksu membawakan makanan kepada gab soo dan dal rae, ternyata biksu tersebut adalah biksu yang menjaga raja lee hun, dal rae bersembunyi di belakang gab soo.. gab soo menjelaskan kalau dal rae takut pada orang asing
Gab soo heran karena biksu membawakan burung pegar karena kuil tersebut melayani buddha 
“benar, kalian buddha yang harus kulayani” kata biksu lalu pergi
Biksu melihat suatu tempat yang sepertinya itu adalah ruangan raja lee hun


Kasim jo berada di bordil,, kasim jo menanyakan Woon shim kepada seseorang, tapi dia berkata untuk kunjungan pertama kasim jo tidak bisa menemui Woon shim
Kasim jo mengatakan dia tidak akan lama dia hanya perlu memberikan yang tampaknya sebuah surat,, tapi kasim jo melihat sekretaris lee 
kasim jo tidak jadi untuk masuk


Woon shim sedang menulis surat, dan sekretaris lee datang
Sekretaris lee bertanya mengapa Woon shim selalu menulis surat padahal tidak pernah di balas,, Woon shin mengatakan “karena kita tidak pernah tahu yang akan terjadi kelak”
“harapan tanpa akhir sama seperti penyaki sudah saatnya menyerah” ujar sekretaris lee


Woon shim mengatakan sekretaris lee telah melemah dan bertanya tentang pria murah hari yang sangat disukai tuan gil
“akrab membuat kita terluka, dan berpisah membuat kita sedih, itulah kehidupan sudah saatnya kamu juga menyerah, Woon shim” kata sekretaris lee kepada Woon shim.

Comments


EmoticonEmoticon