Kamis, 17 Januari 2019

SINOPSIS The Crowned Clown Episode 3 PART 2

PS : All images credit and content copyright : TVN


Esoknya ha sun berjalan untuk pergi ke kediaman ibu suri 
Sekretris lee menyuruh ha sun untuk melakukan apapun semaunya dan membuat kekacauan yang besar


Sesampainya ha sun di kediaman ibu suri, ratu telah menunggu ha sun di sana
Ratu mengatakan dia harus masuk bersama raja dan menyuruh dayang park untuk mengumumkan kedatangannya dengan raja
Dayang park mengerti dan mulai mengumumkan kedatangan raja dan ratu


Ratu dan ha sun telah masuk ke kediaman ibu suri, ibu suri mengatakan sudah lama raja tidak mengunjunginnya 2 tahun sudah berlalu dan raja tampak jauh lebih baik, ha sun mengatakan “aku senang anda berpikir seperti itu” ratu menatap ha sun 
Ibu suri menyuruh dayang untuk menyajikan teh kepada raja dan ratu


Ha sun hanya melihat tehnya dan tidak berani untuk meminumnya
Ibu suri yang melihat itu bertanya “kenapa kamu tidak minum? Kamu takut teh itu diracuni? 
Ha sun: “aku sangat lega anda membahasnya dahulu boleh aku mencicipinya dahulu?”
Ibu suri: “kamu masih terguncang oleh kematian dayang itu, kamu terlalu serius dalam menanggapi lelucon, ratu apa yang harus dilakukan?”


Ratu: “kalau begitu aku akan minum tehku terlebih dahulu”
Ha sung yang melihat ratu ingin meminum tehnya langsung mencegahnya dengan mengambil cangkirnya dan melemparnya dayang terkena air tehnya dan mengatakan panas, ratu kaget dengan yang di lakukan ha sun 
Ibu suri marah dan bertanya apa maksud dari ha sun


Ha sun mengatakan teh itu bisa saja diracuni mana bisa ha sun membiarkan ratu meminum teh yang tidak diperiksa,, ibu suri bertanya jadi dia mencurigainya, ha sun mengatakan jika ibu suri tidak bersalah  maka katakanlah
Ibu suri marah dan mengatakan menghina orang tua lebih kejam daripada pengkhianatan, ibu suri mengabaikan kekurangannya karena ingin melakukan tugasnya sebagai seorang ibu jika tidak melihatnya apa boleh buat tapi ibu suri tidak terima dia dituduh berusaha untuk meracuninya dan bertanya ke ratu apakah dia salah


Ratu mengatakan dia yang salah dan menyuruh ibu suri untuk menghukumnya saja,, ha sun heran karena ratu menyalahkan dirinya
Tapi ibu suri malah mengetakan ratu pandai bersilat kata dan berpura pura untuk menenangkannya tapi melarangnya menghukum raja,, ratu yang tidak tau ibu suri tersinggung langsung meminta maaf 
Tapi ibu suri menyerang ratu lagi dan mengatakan apa ratu hanya bisa mengatakan maafkan aku dan itu salahku ratu selalu mengulang ucapannya bicara saja dengan ratu membuat ibu suri mual ibu suri menyuruh ratu untuk mengatakan perasaannya yang sesungguhnya dan benarkah ratu menganggap ibu suri sebagai ibu atau...
Ha sun langsung mengatakan untuk berhenti


Ibu suri bertanya bagaimana jika dia tidak mau berhenti apakah raja ingin memenggal kepalanya, ratu menyuruh ha sun untuk berhenti
Mendengar perkataan ibu suri ha sun langsung membanting meja yang ada di hadapannya 
Ibu suri dan ratu kaget dengan yang dilakukan ha sun dan memegang tangan ratu dan menariknya untuk keluar
“bunuh aku dahulu jika itu keinginanmu yang mulia! Yang mulia!” kata ibu ratu sambil berteriak


Ha sun terus menarik ratu, ratu menyuruhnya berhenti 
Ha sun mengatakan ibu suri sengaja mencari cari kesalahan ratu dan ha sun sangat emosi hingga harus pergi
Ratu mengatakan untuk tidak melakukannya lagi, ha sun bertanya haruskah 
ha sun diam saja sekalipun ratu diperlakukan lebih buruk


Ratu mengatakan jika tersebar rumor banyak orang akan memohon agar 
ha sun menghormati ibu suri ratu tidak ingin itu terjadi dan ratu akan melayani ibu suri demi kebaikannya bersama ratu permisi dan pergi
Ha sun hanya menatap kepergian ratu


Ha sun menemui sekretaris lee, sekretaris lee yang melihat ha sun bertanya kenapa ha sun tampak murung ha sun beralasan mungkin karena menghabiskan seluruh energinya di ruangan ibu suri
Sekretaris bertanya lagi bagaimana reaksi ibu suri, ha sun mengatakan seperti dugaan sekretaris lee saat ha sun menunjukkan tanda kecurigaan ibu suri membentak dan marah kepada ha sun saat itulah ha sun membalik mejanya


Sekretaris lee memuji ha sun dan mengatakan bagus
Tapi ha sun bertanya apakah tindakannya benar karena ratu khawatir, sekretaris lee akan mengurus masalahnya ha sun hanya perlu mematuhi perintah
Ha sun mengangguk


Pangeran jin pyung menemui ibu suri dan mengatakan mengapa harus mempersulit keadaan, tapi ibu suri malah mengatakan andaikan 
pangeran jin pyung melakukan tugasnya dengan benar ibu suri tidak perlu bertindak 
“kini raja mencurigai aku. Rencana apa lagi yang kamu punya?” ujar ibu suri
Pangeran jin pyung menyuruh ratu untuk tidak cemas karena pangeran 
jin pyung akan menyelesaikannya pada pemburuan nanti
Ratu mengatakan raja tidak akan mengambil resiko untuk menghadiri itu tapi pangeran jin pyung beranggapan raja akan hadir untuk menunjukkan bahwa dirinya sehat


Ha sun hanya menatap kudapan malam yang berada di hadapannya
Kasim jo yang melihatnya bertanya kenapa hanya melihat makanannya apakah ha sun takut makanan itu diracuni
ha sun  mengatakan dia tidak takut makanannya diracuni dia hanya teringat adiknya dal rae dan dayang kye hwan yang telah wafat, ha sun menawarkan kudapannya kepada kasim jo
Tapi kasim jo mengatakan dia tidak mungkin memakannya setelah ha sun berkata seperti itu,
ha sun pun akan memakannya lebih dahulu setelah ha sun memakan satu kasim jo juga ikut memakannya


Ha sun mengatakan kye hwan meninggal seharusnya dia harus diperhatikan, kasim jo meminta ha sun untuk tidak memikirkannya karena ratu sudah mengumumkan kematiannya di kampung halamannya dan memerintahkan soal pemeliharaan keluarganya, tidak ada orang di istana yang bertindak cepat soal ini. walaupun raja menjaga jarak kepada ratu tapi tidak ada yang berani meremehkan ratu karena alasan itu.


Ha sun menyesal telah membuat ratu kesal
“apa boleh buat semua itu karena anda mirip raja” kata kasim jo
“aku menyesal berbagi kudapanku seharusnya aku menghabiskannya” ujar ha sun
Kasim jo yang mendengar ucapan ha sun hanya tersenyum geli


Ratu meminum tehnya, dayang park mengatakan “teh bunga ini akan membuat tidur anda malam ini lebih nyenyak” ratu berterima kasih
Tampaknya teh bunga tersebut dari ibu suri
Ae young memindahkan kotak cermin ratu dan menjatuhkan kacang hazel pemberian raja
Ae young: “bukankah ini kacang hazel pemberian raja?”
Ratu: “benarkah? Aku tidak ingat” kata ratu yang berpura pura tidak mengingatnya
Ae young: “ah jendela terbuka saat kami membersihkan selimut anda tadi, tupai pasti menyelinap dan meninggalkan kacang itu kalau begitu, aku akan membuang ini” kata ae young yang mencoba menggoda ratu


Ae young akan pergi untuk membuangnya tapi ratu langsung menahan 
ae young pergi dengan kakinya 


Ratu mengadahkan tangannya dan mengatakan kalau kacang itu miliknya jadi berikan kepadanya
Ae young yang melihatnya tersenyum dan memberikan kacang hazel terebut sambil mengatakan itu lebih baik 
Dayang park yang melihatnya tersenyum


Ae young bertanya kepada ratu karena ratu seperti memedulikan raja tapi kenapa ratu bersikap dingin padahal raja melawan ibu suri untuk membela ratu 
Ratu mengatakan karena dia takut, ratu takut akan kecewa lagi nyaris tidak bisa bertahan dan tidak ingin hancur 


Dayang kim membantu ha sun untuk mengganti pakaian setelah selesai 
dayang kim memberitahukan bahwa penasehat shin ingin menemuinya
Ha sun menatap kasim jo, kasim jo menggelengkan kepalanya yang artinya tidak tapi ha sun membiarkan penasehat shin untuk masuk. Kasim jo kaget dengan keputusan ha sun


Penasehat shin masuk, dan kasim jo berlari 


Penasehat shin menghadap untuk membahas masalah tentang ayah ratu jabatan ayah ratu adalah komisaris dan sekarang jabatannya itu kosong ha sun mengerti dan meminta untuk diberi waktu untuk berfikir


Penasehat shin juga meminta untuk memecat semua pejabat yang telah ditunjuk oleh ayah ratu dan memberi orang baru untuk jabatan tersebut karena ha sun telah memberikan hukuman pengasingan kepada orang yang melakukan pengkhianatan tinggi para pejabat berfikir itu menyebabkan kekeacauan dalam istana dan keluarga kerajaan 


Penasehat shin memberikan surat kepada ha sun yang berisi nama untuk setiap jabatan yang kosong 
Ha sun membuka suratnya Ha sun hanya bisa melihatnya karena ha sun yang tidak bisa membacanya untungnya sekretaris lee datang dengan tepat waktu
ha sun menyuruhnya untuk masuk


Ha sun menyuruh sekretaris lee untuk melihat suratnya
sekretaris lee mengatakan penasehat shin tidak boleh reformasi istana sesuka hati
Tapi penasihat shin mengatakan jika tidak bisa menerima sarannya hanya tersisa satu pilihan yaitu perintahkan yoo hoo joon (ayahnya ratu) untuk dipenggal dan mohon untuk dipertimbangkan katanya lalu pergi


Ha sun bertanya apa harus menerima semuanya ha sun mungkin bodoh tapi 
ha sun mengerti maksud penasehat shin yang melakukan kewajiban raja, penasehat shin bukanlah raja di negeri ini. 
Sekretaris lee mengatakan sebelum penasehat shin mendapatkan kemauannya dia akan bersikeras untuk memenggal tuan yoo jika mengambil satu, kamu harus memberi satu sebagai gantinya itulah politik.


Ha sun bertanya bagaimana jika raja tidak setuju
“bahkan seorang raja tidak bisa bertindak semaunya dalam hal urusan istana” kata sekretaris lee  
“tapi penasehat shin bisa mengendalikan urusan istana?” tanya ha sun
Sekretaris lee minggalkannya.

Comments


EmoticonEmoticon